Al-Qur'an Adalan Obat

Al-Qur'an Adalan Obat

Ahad, 22 Februari 2026 / 5 Ramadhan 1447 H

Tempat: Masjid Al-Huda, Sambikerep, Surabaya

Imam & Penceramah: Ustadz Hendri Lukmanurochym

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, Pemilik hari pembalasan (Yaumiddin). Kita panjatkan rasa syukur atas nikmat iman, Islam, kesehatan, dan rasa aman yang Allah karuniakan kepada kita. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, keluarga, sahabat, dan seluruh pengikut beliau hingga akhir zaman.

Al-Qur’an disebut sebagai syifa (obat), terutama bagi penyakit rohani dan hati. Allah berfirman bahwa Al-Qur’an adalah pelajaran, petunjuk, dan penyembuh bagi manusia. Penyakit hati seperti riya’, dengki, sombong, dan kegelisahan dapat disembuhkan dengan mendekatkan diri kepada Al-Qur’an.

Para ulama menegaskan keutamaan ini:

∆ Imam Ibnul Jauzi menganjurkan untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an agar hati menjadi tenang.

∆ Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah menjelaskan bahwa zikir yang paling utama adalah membaca Al-Qur’an, karena dengannya hati menjadi hidup dan tenteram.

Sesungguhnya, ketika ayat-ayat Al-Qur’an dibacakan, hati orang beriman akan bergetar dan semakin bertawakal kepada Allah. Dengan hati yang bersih dan interaksi yang baik dengan Al-Qur’an, ketenangan jiwa akan tercapai.

Apabila seseorang membaca Al-Qur’an namun belum merasakan ketenangan, hendaknya ia melakukan muhasabah (introspeksi diri), memperbaiki niat, dan membersihkan hati.

Fungsi Al-Qur’an dalam Kehidupan

1. Meningkatkan keimanan kepada Allah

Membimbing kita untuk menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

2. Memperbaiki interaksi dengan Al-Qur’an

Memperbanyak membaca dan menjadikannya sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

3. Mempelajari dan mentadabburi Al-Qur’an

Memahami maknanya, seakan-akan Al-Qur’an menjadi dokter dan kita adalah pasien yang membutuhkan petunjuk-Nya.

4. Mengamalkan ajaran Al-Qur’an

Mengamalkan ayat-ayatnya akan membuka jalan keluar dari berbagai kesulitan hidup.

Rasulullah ﷺ bersabda bahwa setiap huruf Al-Qur’an yang dibaca bernilai sepuluh kebaikan. Ini menjadi motivasi besar, terutama di bulan Ramadhan, untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an.

Penutup

Bulan Ramadhan adalah momentum untuk memperbaiki diri, membersihkan hati, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai obat bagi berbagai masalah kehidupan. Semoga kita termasuk hamba yang senantiasa berinteraksi dengan Al-Qur’an dan mendapatkan ketenangan darinya.

Semoga Allah mempertemukan kita kembali dengan Ramadhan di tahun-tahun berikutnya dalam keadaan iman yang lebih baik.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Rusyadi Warianto