Peduli Atap Jebol Rumah Bapak Azis Jamaah Masjid Al-Huda
- 23-02-2026
- Rusyadi Warianto
Gotong Royong Jamaah, Bukti Nyata Kepedulian Umat.
Sudah 42 tahun rumah sederhana milik Bapak Azis berdiri di Perumahan Bumi Wana Lestari, Sambikerep, Surabaya. Selama itu pula, atap rumah tersebut belum pernah mengalami perbaikan berarti. Seiring berjalannya waktu, kondisi bangunan pun semakin rapuh dan memprihatinkan.
Kayu blandar (balok utama) atap telah patah, sementara kayu usuk dan reng tampak melengkung dan lapuk dimakan usia. Plafon kamar tidur jebol, sehingga ruangan tersebut tidak lagi layak digunakan. Lebih dari satu bulan terakhir, Pak Azis (66 tahun) bersama istrinya terpaksa tidur di ruang tamu demi keselamatan.
Upaya pengajuan bantuan melalui program bedah rumah di kelurahan setempat telah dilakukan, namun belum mendapatkan persetujuan.
Kondisi ini menggugah kepedulian banyak pihak, khususnya jamaah Masjid Al-Huda. Kepedulian Bersama
Melalui gerakan sedekah dijalankan. Hanya dalam waktu dua hari dana kebutuhan untuk perbaikan bisa terpenuhi.
Perbaikan dimulai pada bagian rumah yang rusak. Plafon yang jebol diganti menggunakan kalsiboard, sementara teras diperbaiki dengan bahan galvalum dan spandeks agar lebih kokoh dan tahan lama.
Pekerjaan dilakukan oleh tukang Sandi dengan upah harian Rp150.000 dan dibantu oleh Sukri sebagai pekerja dengan upah Rp125.000 per hari. Seluruh perbaikan menghabiskan dana sebesar Rp4.500.000. Menurut kepala proyek, Bapak Edy Sampoerna, pekerjaan berhasil diselesaikan dalam waktu tiga hari. Mulai hari Kemis 19 Februari sampai Sabtu 21 Februari 2026.
Haru dan Syukur dari Keluarga Pak Azis
Dengan mata berkaca-kaca, Pak Azis dan istrinya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pengurus dan jamaah Masjid Al-Huda yang telah peduli terhadap kondisi rumah mereka yang nyaris roboh.
“Kami benar-benar merasakan manfaat keberadaan Masjid Al-Huda bagi umat,” ungkap Pak Azis dengan penuh haru.
Ketua Taqmir Masjid Al-Huda, Bapak H. Ir. Isgianto, MT, juga tidak dapat menyembunyikan kebahagiaannya. Semula akan dilakukan perbaikan saat sdh tidak hujan tetapi demi keselamatn yg tdk saja bocor pd waktu turun hujan juga dikawatirkan roboh. Ia menyampaikan bahwa kebersamaan jamaah dalam membantu sesama adalah bukti nyata hidupnya nilai gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Amal Jariyah yang Terus Mengalir
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat kepedulian umat.
Semangat berbagi dan saling membantu yang ditunjukkan jamaah Masjid Al-Huda diharapkan menjadi amal saleh yang terus mengalir pahalanya.
Semoga kepedulian ini menginspirasi lebih banyak pihak untuk saling membantu dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
---------
Rusyadi Warianto